Professor dari UKM Malaysia rata-rata masih muda euy

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Ketika ana mengikuti Mercator Summer School 2005, ternyata dari tanggal 4-8 September 2005
ada acara lain yaitu meeting tahunan GIM (German Indonesia Malaysia) yaitu antara FT UDE - FT UI - FT UKM.
dan dihari selasa tanggal 6 September dan kamis 8 September 2005 acara kami digabugn dengan acara mereka
yaitu seminar research yang isinya parade presentasi para prof dan dr dari pagi sampe sore.
Yang menjadi kesan ana adalah para professor dari UKM Malaysia, yang tampilannya seragam:
1. Masih muda, kemungkinan umurnya sekitar 40-an
2. Berjenggot panjang
sampe ana dan teman yang dosen Unhas dijadikon joke, kalau kami ke UKM langsung jadi profesor hehe.
Dibandingkan dengan professor UDE dan UI yang dah tua-tua, hampir beruban semua.
Di UI juga ana berjumpa dosen pembimbing di ITB, rupanya sedang s3 di UI dan seperti biasa penuh ide proyek-proyek.
Dosen pembimbing ana cerita bagaimana susahnya jadi professor di ITB
dan juga susahnya dapat kum.
Bahkan diceritakan olehnya pernah ada jurnal international kumnya dihargai jauh di bawah jurnal nasional
Btw, professor di ITB ada berapa orang sih?
di Elektro ITB ada dikit ya?
di Lab Telmat ada satu orang yang sudah usia lanjut, di Lab Radar sepetinya tidak ada tuh.
Ketika coffee break dengan pejabat dekat UKM,
rupanya di Malaysia banyak yang lebih suka melanjutkan kuliah di UK atau USA
alasannya sama sistem dengan kolonial mereka
oleh karena itu Government mereka saat ini sedang menganjurkan atau mengarahkan agar
melanjutkan kuliah di German, karena German sebagai pusat Teknologi.
Tapi ketika seminar berakhir UKM juga promosi ke kami siapa tahu berminat untuk kuliah di sana hehe
sambil bagiin pin, pena dan buku UKM.
Wallahua’lam bishowab

Leave a Reply